Jaringan nirkabel Wi-Fi rentan
diretas dan disalahgunakan. Begitu pula Wi-Fi di pesawat-pesawat penerbangan
komersil yang bisa di-hack oleh penumpang, juga disasar oleh
penyerang dari daratan.
Peringatan mengenai bahaya tersebut disampaikan oleh Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS dalam sebuah laporan yang dialamatkan ke lembaga penerbangan regulator penerbangan Federal Aviation Administration (FAA).
Peringatan mengenai bahaya tersebut disampaikan oleh Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS dalam sebuah laporan yang dialamatkan ke lembaga penerbangan regulator penerbangan Federal Aviation Administration (FAA).
Berdasarkan laporan GAO yang
dirangkum Kompas Tekno dari ArsTechnica, Jumat
(17/4/2015), ancaman terhadap Wi-Fi pesawat berasal dari dua sumber. Yang
pertama adalah para penumpang pesawat yang bersangkutan.
Sumber ancaman kedua adalah
internet secara umum. Karena pesawat terbang menggunakan jaringan IP, maka
penyerang bisa, misalnya, memasang malware di perangkat penumpang, lalu
melancarkan serangan cyber
dari belahan dunia lain.
Dari
sana, sang peretas dapat mengambil alih sistem navigasi pesawat dan
berinteraksi dengan pengatur lalu lintas udara (ATC). Serangan yang
memanfaatkan celah di sistem navigasi pesawat ini sekarang sudah dilaporkan ke
industri dan berhasil diatasi.
Sumber : http://www.idsirtii.or.id
0 komentar:
Posting Komentar