Kementerian
Komunikasi dan Informasi mencatat sekitar 1.250 serangan cyber per hari terjadi
di Indonesia. Dari hasil pelacakan ID SIRTII, sebagian besar serangan berasal
dari luar negeri. Serangan terganas pada 2012 terjadi ketika DNS co.id diserang
secara simultan oleh beberapa IP Address di negara lain. “Yang terbanyak dari
Cina,” kata Salahuddien
Di ruang tahanan Badan Reserse
Kriminal Mabes Polri, Jakarta, Selasa pekan lalu (17/3), Wildan Yani Ashari
(22) kedatangan sejumlah tamu istimewa. Mereka mengaku “utusan Istana”. Wildan
bukan pejabat yang tengah dirundung perkara. Dia cuma warga Balung Lor, desa kecil
selatan Jember, Jawa Timur. Lulusan SMK Teknologi Balung jurusan bangunan itu
memang mendadak tenar setelah sukses mengubah tampilan situs Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono, www.presidensby.info. Jumat dua pekan lalu, tim Divisi Cyber
Crime Mabes Polri menciduknya di sebuah warnet di Jember. Wildan bekerja
sebagai operator disana setelah berkali - kali melarikan diri. -Baca berita selengkapnya...
Di
ruang tahanan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, Selasa pekan
lalu, Wildan Yani Ashari (22) kedatangan sejumlah tamu istimewa. Mereka
mengaku “utusan Istana”. Wildan bukan pejabat yang tengah dirundung
perkara. Dia cuma warga Balung Lor, desa kecil selatan Jember, Jawa
Timur. Lulusan SMK Teknologi Balung jurusan bangunan itu memang mendadak
tenar setelah sukses “memermak” tampilan situs Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono, www.presidensby.info. Jumat dua pekan lalu, tim Divisi Cyber
Crime Mabes Polri menciduknya di sebuah warnet di Jember. Wildan bekerja
sebagai operator di situ. - See more at:
http://www.idsirtii.or.id/berita/baca/8/nasib-negara-di-jagad-maya.html#sthash.X4I5ogd0.dpuf
Di
ruang tahanan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, Selasa pekan
lalu, Wildan Yani Ashari (22) kedatangan sejumlah tamu istimewa. Mereka
mengaku “utusan Istana”. Wildan bukan pejabat yang tengah dirundung
perkara. Dia cuma warga Balung Lor, desa kecil selatan Jember, Jawa
Timur. Lulusan SMK Teknologi Balung jurusan bangunan itu memang mendadak
tenar setelah sukses “memermak” tampilan situs Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono, www.presidensby.info. Jumat dua pekan lalu, tim Divisi Cyber
Crime Mabes Polri menciduknya di sebuah warnet di Jember. Wildan bekerja
sebagai operator di situ. - See more at:
http://www.idsirtii.or.id/berita/baca/8/nasib-negara-di-jagad-maya.html#sthash.X4I5ogd0.dpuf
Di
ruang tahanan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, Selasa pekan
lalu, Wildan Yani Ashari (22) kedatangan sejumlah tamu istimewa. Mereka
mengaku “utusan Istana”. Wildan bukan pejabat yang tengah dirundung
perkara. Dia cuma warga Balung Lor, desa kecil selatan Jember, Jawa
Timur. Lulusan SMK Teknologi Balung jurusan bangunan itu memang mendadak
tenar setelah sukses “memermak” tampilan situs Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono, www.presidensby.info. Jumat dua pekan lalu, tim Divisi Cyber
Crime Mabes Polri menciduknya di sebuah warnet di Jember. Wildan bekerja
sebagai operator di situ. - See more at:
http://www.idsirtii.or.id/berita/baca/8/nasib-negara-di-jagad-maya.html#sthash.3q8322U1.dpuf
0 komentar:
Posting Komentar